Delicacao 80% Bali

Jarang-jarang ada cokelat lucu masuk ke Lampung. Kemarin di Gelael (atau di beberapa tempat namanya Super Indo) saya menemukan deretan dark chocolate berbagai kadar, mulai dari 60% sampai 100% ada. WOW EMEJING! Biji kakaonya dituliskan dari Tabanan, sebuah daerah di Bali. Setahu saya Pipiltin Cocoa di Jakarta juga menggunakan biji kakao dari Tabanan, Bali untuk salah satu variannya. Yang ini memiliki merk dagang Delicacao, memiliki ukuran kemasan luar sekitar 15×15 cm dengan paduan 2 warna (hitam dan 1 warna cerah sebagai pembeda varian) sebagai dasar dan tulisan berwarna emas. Untuk per 100 gram nya dijual Rp 51.000, dan ternyata ada 4 batang coklat terbungkus dengan aluminium foil sangat rapi di dalamnya, dengan masing-masing seberat 25 gram.

Elegan sekali, batin saya.

dscn1135

Catatan : tingkat kehalusan bagus hanya sesekali ada kulit yang belum tergerus sempurna, kepahitannya tipis untuk kadar 80%, lumer dengan mudah, bersih di lidah, slightly astringent aftertaste, flavor buah di akhir cecap tipis-pendek.

Ngomong-ngomong, dari pengalaman pribadi, cokelat bali cenderung agak sepat dan untuk beberapa tempat, asam. Saya pernah buat 85% dark chocolate Bali (sumber biji bukan dari Tabanan), ada semacam rasa yang khas yang saya juga temukan di Tabanan ini.

Saya menggunakan flavor wheel ini untuk mencari padanan flavor. Tapi jujur, saya nggak tahu rasanya : figs, raisins, butterscotch, molasses, dan beberapa yang lain. Jadi mungkin ada di salah satu definisi flavor itu tapi nggak saya kenali namanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s